Organisasi merupakan suatu badan yang berfokus pada pengembangan kemampuan yang dilakukan secara terus-menerus dengan harapan dapat terciptanya dan berkembangnya pola pikir yang dapat bersaing dengan lingkungan usaha yang ada. Penilaian suatu organisasi tentunya dipengaruhi oleh kinerja kerja para anggotanya. Organisasi yang hebat tentu memiliki anggota-anggota yang berkualitas dibaliknya.
Setiap organisasi tentu harus selalu mempertahankan keberlangsungan kinerja para anggotanya, bahkan harus lebih berkembang. Ketidakmampuan suatu organisasi untuk melakukan hal tersebut akan menjadi sebuah masalah yang serius. Ketidakmampuan suatu organisasi untuk segera beradaptasi dan juga mangatasi permasalahan lingkungan usaha yang selalu berubah seiring berjalannya waktu akan membuatnya tersisihkan dari pasaran.
Agar sebuah organisasi dapat berkembang dan dapat terus digunakan oleh lingkungan, pembangunan kapasitas (peningkatan kapasitas) SDM menjadi hal yang benar-benar harus berjalan dengan baik. Secara umum, peningkatan kapasitas dapat diartikan sebagai proses peningkatan kemampuan pengetahuan dan keterampilan (attitude), sikap (attitude) dan perilaku dari SDM.
Pembentukan dan pengembangan fungsi merupakan proses yang dilaksanakan pada tiga tingkat, yaitu individu, kelompok dan organisasi, dan juga untuk menjamin kesinambungan organisasi melalui dan tujuan organisasi yang bersangkutan. Pada level individu, agar SDM memiliki kapasitas yang terus berkembang, proses dapat dilakukan mulai dari, lingkungan kerja yang memadai, serta pelatihan yang berseberangan dalam aspek-aspek, seperti kemampuan berkomunikasi, motivasi diri, kemampuan pemecahan masalah , kreativitas, dan kepemimpinan.